Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Shopee Liga 1 Belum Jalan, PSSI Minta Kapolri Peduli Pemain-Pelatih

Gambar
  Jakarta  -  Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan meminta Kapolri Idham Aziz memerhatikan nasib pemain dan pelatih sepakbola terkait Shopee Liga 1 2020 yang tak kunjung digelar. Shopee Liga 1 bersama Liga 2 2020 sudah vakum sejak pertengahan Maret lalu. Pemasukan para pelaku sepakbola pun tak menentu karena ketiadaan kompetisi. PSSI bersama PT LIB mau kompetisi lanjut lagi. Tapi rencana kick off pada Oktober dan November sudah dua kali gagal. Penyebabnya, izin dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak kunjung didapatkan. Untuk itu, Mochamad Iriawan pun minta pengertian dari Kapolri untuk memberikan izin penyelenggaraan pertandingan sepakbola, termasuk   Shopee Liga 1 . "Saya sudah bersurat ke Kapolri, sampai sekarang belum ada jawaban. Kami berharap sekali. Kasihan pelatih dan pemain sudah banyak yang menjerit ke saya," kata Mochamad Iriawan saat ditemui wartawan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (15/11/2...

Shopee Liga 1 2020 tak kunjung mendapat kepastian Izin muncul kabar pemain-pemain Indonesia diminati klub-klub luar negeri

Gambar
  Jakarta  -  Lanjutan Shopee Liga 1 2020 tak kunjung mendapat kepastian karena tak mendapat izin Polri. Kini muncul kabar pemain-pemain Indonesia diminati klub-klub luar negeri. Pemain-pemain andalan Timnas Indonesia yang berlaga di Shopee Liga 1 2020 seperti Rezaldi Hehanussa, Osvaldo Haay, Evan Dimas, Hansama Yama, hingga Todd Rivaldo Ferre dikabarkan diminati klub-klub Malaysia hingga Thailand. Media Malaysia, Berita Harian, menyebut Evan Dimas diminati Terengganu FC. Klub-klub Malaysia berminat meminang pemain Indonesia karena pemberlakukan kuota pemain ASEAN. Aturan kuota pemain ASEAN ini memang sudah berlaku di Malaysia Super League sejak musim 2018. Khusus Evan Dimas, Terengganu nampaknya mulai menarik diri karena harga kontrak tinggi sang pemain Persija Jakarta. Evan Dimas memang dikenal sebagai pemain lokal dengan nilai kontrak besar. "Kami mengincar pemain dari ASEAN karena memang perlu untuk mengisi kuota pemain yang ditetapkan Fe...

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menargetkan izin kepolisian untuk Shopee Liga 1 sudah didapat pada Januari 2021

Gambar
  Jakarta  -  PT Liga Indonesia Baru (LIB) menargetkan izin kepolisian untuk Shopee Liga 1 sudah didapat pada Januari 2021. Sehingga nasib kompetisi bisa segera dipastikan. Sebagaimana diketahui, PSSI dan PT LIB telah memutuskan Shopee Liga 1 bakal dilanjut pada awal Februari 2021. Sampai saat ini izin dari Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) masih belum didapatkan. Kondisi ini membuat kelanjutan kompetisi masih menggantung. Para klub pun mayoritas sudah meliburkan timnya. "Desember harus sudah mendapat izin. Sebab, butuh waktu satu bulan untuk klub mempersiapkan pemain hingga mendatangkan pemain," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan. Kompetisi seharusnya sudah digelar pada awal Oktober dan November lalu. Namun, Polri menahan izin karena ingin fokus ke pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Nah, PT LIB berencana untuk melakukan pendekatan ke Polri lagi setelah gelaran Pilkada sel...

Gaji Bagus Kahfi dibayar 25 euro perbulan/setara dengan Rp. 430 jutan

Gambar
  Jakarta  -  Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri akan mendapatkan gaji besar di FC Utrecht. Pemain muda Indonesia ini disebut dibayar 25 ribu Euro per bulan atau Rp 430 jutaan. Perwakilan Mola TV selaku pemilik program Garuda Select sekaligus mediator Bagus ke Eropa, menyatakan bahwa itu adalah jumlah yang normal di Belanda. Hal itu sesuai dengan aturan gaji minimum yang harus dibayarkan klub Belanda untuk pemain non-EU (Uni Eropa). Gaji sebesar itu terbilang fantastis buat pemain Indonesia, terlebih untuk Bagus yang usianya belum mencapai 20 tahun. Di Indonesia, pemain menerima pendapatan Rp 100 juta/bulan saja sudah terbilang besar. "Karena pemain non-EU wajib dikontrak dengan nilai minimal segitu. Itu peraturan liga untuk memastikan tim tidak asal merekrut pemain asing," kata Mirwan Suwarso kepada detikSport soal gaji besar Bagus di FC Utrecht. "Dengan risiko sebesar itu, makanya mungkin itu yang menjadi alasan mereka menuntut statusnya (transfer dari Barito Puter...

Kemenpora Intens Tinjau Persiapan Stadion untuk Piala Dunia U-20

Gambar
  Jakarta  -  Persiapan stadion-stadion untuk Piala Dunia U-20 terus digenjot pengerjaannya. Kemenpora rutin meninjau untuk memastikan venue rampung tepat waktu. Setelah Menpora Zainudin Amali menyambangi beberapa kota yang menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, giliran Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto yang melakukan inspeksi. Ia menyambangi Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari yang berada di Solo, Rabu (3/12/2020). Dalam hasil pantauannya, Gatot menilai puas dengan progres pengerjaan dari Kementerian PUPR. "Kami sangat puas dan mengapresiasi pihak Kementerian PUPR bersama kontraktor yang mendapatkan kepercayaan melakukan renovasi di beberapa stadion utama dan stadion pendukung di beberapa kota. Secara khusus di Kota Solo ini Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari," kata Gatot dalam rilisnya. Tak hanya menilai puas, ia juga optimistis pengerjaan bakal selesai tepat waktu. Sesuai dengan target yang pernah disampaikan oleh Kementerian PU PR saat penanda...

Bhayangkara Solo FC Pecat Serdy Ephy!

Gambar
Jakarta  -  Bhayangkara Solo FC sudah memutuskan nasib Serdy Ephy Fano. Pemain 18 tahun itu dipecat The Guardian. Pengumuman nasib Serdy itu dilakukan Bhayangkara Solo FC via laman resmi klub. Manajemen tim sudah menggelar rapat, Kamis (3/12/2020) malam Adalah Manajer Bhayangkara Solo FC, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, yang mengungkapkan keputusan klub untuk mengakhiri kerja sama dengan Serdy Ephy Fano.   Bhayangkara Solo FC mewajibkan seluruh pemain untuk menjaga attitude dan kedisiplinan baik di dalam dan di luar lapangan," tegas Yogi Hermawan. Bhayangkara Solo FC berharap agar Serdy bisa memetik hikmah dari pemecatan ini. "Setiap insan tidak ada yang sempurna, semoga Serdy tetap semangat dan memperbaiki kekurangan sehingga ke depan dia dapat memenuhi cita-citanya menjadi pemain bola profesional yang mampu mengharumkan nama bangsa," kata Yogi Hermawan. Bhayangkara berharap kejadian ini menjadi bahan introspeksi Serdy. Yang bersangkutan pemain bertalent...